Selamat Datang di Situs Resmi Pengadilan Agama Pematangsiantar

Ketua


Drs.M. Jhon Afrijal, S.H.,M.H

Transparansi Perkara

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday103
mod_vvisit_counterYesterday160
mod_vvisit_counterThis week422
mod_vvisit_counterThis month3029
mod_vvisit_counterAll478705

Terjemah 35 Bahasa



BAS dan Putusan PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Wednesday, 16 April 2014 01:23

Peradilan Agama Kini Punya Format BAS dan Putusan


Dari kiri: Hakim agung Prof. Dr. H. Abdul Manan, S.H., S.Ip., M.Hum, Dirjen Badilag Dr. H. Purwosusilo, S.H., M.H., Ketua Kamar Agama Dr. H. Andi Syamsu Alam, S.H., M.H. dan Dirbindadmin Badilag Dr. H. Hasbi Hasan, M.H., dalam sebuah pertemuan.

Jakarta l Badilag.net

Setelah berusia hampir 132 tahun, akhirnya Pengadilan Agama/Mahkamah Syar’iyah (PA/MS) memiliki Standar Format Berita Acara Sidang (BAS) dan Putusan. Dokumen penting dan bersejarah itu disusun Direktorat Pembinaan Administrasi Peradilan Agama Ditjen Badilag dengan melibatkan para hakim agung dari Kamar Agama beserta sejumlah pimpinan dan hakim di lingkungan peradilan agama.

“Alhamdulillah, standar format BAS dan putusan ini sejak Selasa, 1 April 2014, sudah dapat diakses oleh seluruh aparat peradilan agama melalui situs Badilag.net,” kata Direktur Pembinaan Administrasi Peradilan Agama Ditjen Badilag Dr. H. Hasbi Hasan, M.H., di ruang kerjanya, Senin (14/4/2014).

 

Selain berbentuk dokumen elektronik, format BAS dan putusan itu akan dicetak dalam bentuk buku dan akan didistribusikan ke seluruh pengadilan di lingkungan peradilan agama.

“Sekaligus nanti akan ada payung hukumnya dari Ketua Kamar Peradilan Agama MA,” ungkap Hasbi Hasan. Yang jelas, tandasnya, dokumen yang diunggah di Badilag.net itu sudah final dan isinya tidak berbeda dengan buku pedoman yang akan dicetak nanti.

Pedoman itu memuat 47 format BAS, yang terdiri dari 12 BAS sidang pertama, 22 BAS sidang lanjutan, 6 BAS sidang pembacaan putusan, dan 7 BAS ikrar talak serta eksekusi. Pedoman itu juga memuat delapan format putusan perkara gugatan dan delapan format penetapan perkara permohonan.

Pedoman itu memberi petunjuk yang sangat rinci, mulai dari jenis dan ukuran kertas, jenis dan ukuran huruf, penulisan identitas para pihak, hingga tata bahasa hukum yang harus digunakan. Pedoman itu juga menyediakan contoh-contoh yang mudah dipahami, disertai dengan alternatif-alternatif yang bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan.

Hasbi Hasan mengatakan, penyusunan kedua format ini dirancang agar aparatur peradilan agama, khususnya panitera dan hakim, memiliki standar yang sama dalam membuat BAS dan putusan. Dengan  begitu, diharapkan ada keseragaman format BAS dan putusan yang dibuat panitera dan hakim di satu PA dengan di PA lainnya.

“Dengan diluncurkannya buku pedoman ini, diharapkan akan meminimalkan terjadinya kesalahan dan kesenjangan yang tajam atau disparitas antara aparatur pengadilan di lingkungan peradilan agama dalam menyusun BAS dan mengkonstruksi putusan,” kata Hasbi Hasan.

Lebih jauh, adanya format BAS dan putusan ini diharapkan dapat mewujudkan peradilan Indonesia yang agung, sesuai dengan visi-misi MA, dengan memberikan pelayanan hukum kepada pencari keadilan melalui peningkatan kualitas putusan pengadilan di lingkungan peradilan agama.

Dirjen Badilag Dr. H. Purwosusilo, S.H., M.H., ketika memberi sambutan dalam buku pedoman ini,  menegaskan bahwa pedoman ini bukan dimaksudkan untuk membelenggu kreativitas aparatur pengadilan agama.

“Aparatur peradilan agama diberi keluasan untuk  kreatif dalam mengembangkan standar pedoman ini sesuai dengan kasus perkasus, serta sesuai dengan permasalahan hukum yang dihadapi,” tandasnya.

Setahun disusun

Persis setahun silam, standar format BAS dan putusan ini mulai dirancang. Pada 29 April 2013, atas nama Dirjen Badilag, Dirbinadmin kala itu Tukiran, S.H., M.M. mengeluarkan SK Nomor 007/DjA.3/SK/KU/IV/2013 tentang Penunjukan Tim Penyusun Standarisasi Berita Acara Sidang dan Putusan Peradilan Agama.

Ketua Kamar Agama Dr. H. Andi Syamsu Alam, S.H., M.H. menjadi Pengarah, bersama dengan hakim agung dari Kamar Agama  Prof. Dr. H. Abdul Manan, S.H., S.Ip., M.Hum. Tim ini diketuai oleh Dirbinadmin Badilag bersama dengan Wakil Ketua PTA Jakarta Dr. H. Edi Riadi, S.H., M.H.

Selama tiga hari, 7-9 Oktober 2013, draft standar format BAS dan putusan itu diseminarkan dan disosialisasikan di Bogor. Kegiatan tersebut diikuti 36 peserta yang terdiri atas unsur Ketua dan Wakil ketua PTA, hakim tinggi, Ketua PA, hakim tingkat pertama, Pansek PTA dan Timnas SIADPA Plus.

Saat itu, ketika menyampaikan pengarahan, Ketua Kamar Agama memberikan 95 masukan berkaitan dengan praktik pembuatan BAS dan putusan di berbagai wilayah di Indonesia.

Setelah itu, draft yang ada terus disempurnakan. Pada pertengahan Desember 2013, digelar lagi pertemuan untuk membahas draft tersebut di Bogor. Pada 17 Desember 2013, naskah standar format BAS dan putusan itu akhirnya dinyatakan sudah tepat dan lengkap, lalu disahkan oleh Ketua Kamar Agama dan Dirjen Badilag beserta hakim agung Prof. Abdul Manan.

Usai disahkan, naskah yang ada tidak langsung dicetak dan dipublikasikan. Naskah tersebut dikoreksi kembali oleh sebuah tim kecil. Pada akhir Maret 2014 lalu, proses koreksi itu rampung, dan tidak lama kemudian naskah itu dinyatakan final dan layak untuk dipublikasikan.

[hermansyah]

 
Pelantikan Hakim PDF Print E-mail
Written by administrator   
Tuesday, 25 March 2014 00:00

UPACARA PELANTIKAN HAKIM

DI PENGADILAN AGAMA PEMATANGSIANTAR

Jumat 21 Maret 2014 telah dilaksanakan dengan penuh hikmat Upacara Pelantikan Hakim di PA Pematangsiantar, Sabaruddin,S.H yang mutasi dari PA Binjai. Acara pelantikan yang dipimpin langsung oleh Ketua PA Pematangsiantar Drs. M. Jhon Afrijal, S.H., M.H. dihadiri oleh rombongan keluarga besar PA Binjai diantaranya Ketua PA. Binjai Drs. H. Mahruddin Andry., M.H., juga turut hadir Ketua PA Simalungun (Drs. Syafii) beserta Panitera/Sekrtaris (Wardiah A Nasution, S.H)

Dalam pengarahannya Ketua PA Pematangsiantar menyampaikan selamat dan sukses atas Pelantikan Hakim atas nama Sabaruddin, S.H, Ketua PA Pematangsiantar juga menyampaikan bahwa mutasi bagi pejabat dan pegawai pada Mahkamah Agung adalah sesuatu hal yang biasa, dan diharapkan bagi Hakim yang baru dilantik dapat lebih meningkatkan kinerja dan kerja sama. Suasana kekeluargaan dan sikap saling menghormati antara sesama Pejabat dan Pegawai di PA Pematangsiantar hendaknya bisa terus terjaga. Acara ditutup dengan doa yang dibawakan oleh Drs. Tajussalim dan seterusnya ucapan selamat dari seluruh Peserta upacara Pelantikan yang hadir

 

 

Last Updated on Tuesday, 25 March 2014 04:00
 
SOSIALISASI HASIL RAKERDA PTA MEDAN DENGAN PA SE-SUMUT TAHUN 2014 PDF Print E-mail
Written by administrator   
Thursday, 20 March 2014 00:00

SOSIALISASI HASIL RAKERDA

PTA MEDAN DENGAN PA SE-SUMUT TAHUN 2014

Bertempat di ruang sidang PA Pematangsiantar, Ketua menyampaikan hasil Rakerda PTA Medan dengan PA se-Sumut tahun 2014 yang diselenggarakan di Sibolangit tanggal 17 s/d 19 Maret 2014. Rakerda tersebut dihadiri oleh Dirjen Badilag MARI Bapak Dr. H. Purwosusilo, S.H., M.H. dalam sambutannya menyampaikan bahwa keluarga besar PA harus lebih meningkatkan disiplin dan kinerja. Bapak Dirjen juga menekankan bahwa aplikasi SIADPA sudah merupakan kewajiban yang tidak dapat ditawar-tawar apalagi sekarang Badilag sedang merancang sistem yang terintegrasi antara Aplikasi Simpeg dan SIADPA, sehingga ke depannya dapat dengan mudah diukur kinerja pegawai dan hakim melalui Simpeg dan SIADPA.

Rakerda PTA Medan dan PA se-Sumut menghasilkan rumusan-rumusan yang akan menjadi pedoman kerja PTA dan PA se-Sumut. Meliputi :

1. Bidang teknis dan administrasi yustisial

a. Teknis yudisial

b. Hokum formil

c. Hokum materil

d. Administrasi yudisial

e. Pembinaan dan pengawasan